BANDUNG – Kegiatan Pelatihan Nasional “Penguatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Perubahan Iklim sebagai Pilar Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD)” resmi dimulai pada tanggal 30 April 2026. Pertemuan pertama ini menjadi langkah awal dalam rangkaian pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam praktik pembelajaran yang bermakna dan berkelanjutan.
Kegiatan hari pertama
dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta dari wilayah Jawa Barat mengikuti
sesi secara luring di Kampus UPI Bandung, sementara peserta dari luar Jawa
Barat berpartisipasi secara daring melalui platform Zoom. Antusiasme peserta
terlihat dari kehadiran dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung,
baik dalam sesi pemaparan materi maupun diskusi interaktif.
Pada pertemuan perdana
ini, peserta memperoleh penguatan pemahaman dasar terkait isu perubahan iklim
serta urgensinya dalam konteks pendidikan. Selain itu, diperkenalkan pula
kerangka Education for Sustainable Development (ESD) sebagai pendekatan
yang tidak hanya menekankan pada aspek pengetahuan, tetapi juga sikap, nilai,
dan aksi nyata dalam menghadapi tantangan global. Melalui sesi diskusi dan
refleksi, peserta diajak untuk mengaitkan konsep perubahan iklim dengan konteks
pembelajaran di kelas masing-masing. Hal ini menjadi langkah penting dalam
mendorong guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, relevan,
dan berorientasi pada pengembangan kompetensi keberlanjutan siswa.
Kegiatan hari pertama ini
juga menjadi ruang awal terbentuknya jejaring komunitas praktisi ESD dari
berbagai daerah di Indonesia. Interaksi yang terbangun diharapkan dapat terus
berlanjut sepanjang rangkaian pelatihan hingga implementasi di lapangan.
Pelatihan ini akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya yang dilaksanakan
secara daring pada tanggal 2 Mei 2026. Para peserta akan mengikuti sesi
lanjutan yang lebih berfokus pada pengembangan desain pembelajaran berbasis
proyek dan aksi nyata. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para guru
tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mampu menjadi agen
perubahan dalam menghadirkan pembelajaran yang berkontribusi pada keberlanjutan
lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
Salam ESD Indonesia